FE Unand Gelar Workshop SINTA, SISTER, Mendeley dan i-Learn

17 Januari 2019

Rendahnya angka publikasi ilmiah peneliti Indonesia ditingkat internasional mendorong Universitas Andalas (Unand), khususnya Fakultas Ekonomi Unand mengadakan workshop SINTA, SISTER, Mendeley dan i-Learn.

Workshop berlangsung selama dua hari, tepatnya tanggal 14 dan 15 Januari 2019 di ruang pertemuan gedung Dekanat Fakultas Ekonomi, Unand.

FE Unand berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (LPTIK) Unand untuk memberikan pelatihan dan panduan terkait SINTA, SISTER, Mendeley dan i-Learn.

Narasumber pada workshop ini adalah Ikhwan Arief, ST., M.Sc., Handoko, SS., M.Hum dan Prama Wahyudi, S.Kom.

Ikhwan Arief menjelaskan bahwa SINTA merupakan singkatan dari “Science and Technology Index”. SINTA merupakan portal yang berisi tentang pengukuran kinerja ilmu pengetahuan dan teknologi yang meliputi antara lain kinerja peneliti, penulis, kinerja jurnal dan kinerja institusi IPTEK untuk mendorong publikasi ilmiah. 

Dr. Harif Amali Rivai, SE., M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi mengungkapkan harapannya agar jurnal yang dikelola oleh masing-masing jurusan dapat terdaftar kedalam portal SINTA Kemenristekdikti.

Setelah membahas tentang SINTA, workshop berlanjut dengan pelatihan aplikasi Mendeley. Mendeley adalah sebuah perangkat lunak yang dikembangkan oleh Elsevier untuk mengelola dan berbagi makalah penelitian, mencari data penelitian, dan bekerjasama secara daring.

Handoko, SS., M.Hum selaku narasumber menjelaskan bahwa pelatihan aplikasi Mendeley bertujuan untuk meningkatkan sitasi dan memperkenalkan author Unand ke lingkungan produk Elsevier yang nantinya memudahkan penemuan artikel penulis, juga kerapian referencing style artikel ilmiah.

Dalam pelatihan ini, peserta yang merupakan dosen di lingkungan Fakultas Ekononi dipandu secara intensif mengenai penggunaan Mendeley, mulai dari proses pendaftaran akun, instalasi aplikasi Mendeley, pengelolaan referensi ilmiah hingga petunjuk sitasi dan bibliografi menggunakan Mendeley.

Materi terakhir dalam workshop ini adalah Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER). Pramawahyudi selaku narasumber menyampaikan bahwa SISTER merupakan sebuah aplikasi berbasis website yang dibentuk dan dikembangkan  oleh Direktorat Jenderal Sumberdaya Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (DITJEN SDID) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

Sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenristekdikti, SISTER berawal dari sebuah upaya Kemenristekdikti untuk “menjernihkan” data dosen dalam sistem pendataan Kemenristekdikti. Aplikasi ini diciptakan sebagai sebuah sistem pengelolaan data seluruh dosen yang mengabdi di berbagai perguruan tinggi Indonesia.

 

Read 180 times