Andrinof A. Chaniago Memberikan Kuliah Umum Bagi Mahasiswa Unand

04 September 2017

Senin, 4 November 2017 Universitas Andalas (Unand) mengundang Andrinof A. Chaniago untuk memberikan pencerahan dan pengetahuan bagi mahasiswa Unand dalam bentuk kuliah umum kewirausahaan. Andrinof A. Chaniago yang merupakan Komisaris Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) memberikan kuliah umum di gedung Convention Hall Unand dihadapan mahasiswa dari berbagai Fakultas di lingkungan Unand dan tenaga kependidikan serta tamu undangan.

Rektor Unand, Prof. Dr. Tafdil Husni, SE., MBA dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada peserta kuliah umum yang juga terdiri dari alumni yang aktif dalam dunia entrepreneur dan juga pihak PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero).

Pada kesempatan ini, Rektor juga menyampaikan bahwa pada hari ini Universitas Andalas (Unand) memperoleh dua keuntungan dari PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), yaitu bantuan dana CSR dan pengetahuan. Rektor menjelaskan bahwa Andrinof A. Chaniago selaku Komisaris Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) menyerahkan bantuan CSR untuk renovasi gedung perkuliahan Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (ISIP) Unand dan selanjutnya Andrinof juga memberikan kuliah umum dengan tema “Kewirausahaan Sosial sebagai Jalan Peningkatan Kesejahteraan yang Berkelanjutan”.

Kuliah umum oleh Andrinof A. Chaniago dimoderatori oleh Prof.Dr.rer soz. Nursyirwan Effendi yang merupakan dekan Fakultas ISIP Periode 2012-2016.

Andrinof menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara yang besar dan memiliki permasalahan sosial, hal ini yang menjadikan kewirausahaan sosial relevan untuk dibahas dan dikembangkan di Indonesia.

Kewirausahaan sosial mengambil sisi-sisi positif dari kerja sosial (dari kegiatan yang berorientasi menyelesaikan masalah sosial), melakukan peningkatan aset kekayaan, meningkatkan produktifitas  sumber daya sehingga bisa menggerakkan pekerjaan untuk mengatasi permasalahan sosial, seperti kemiskinan, pengangguran, ketimpangan, marginalisasi, ketidak adilan, dan krisis ingkungan.

Sebelum mengakhiri kuliah umumnya, Andrinof mengatakan bahwa tujuan akhir dari wirausaha sosial adalah untuk hidup bahagia.

Read 113 times